Jumat, 15 Mei 2020

PRINSIP DIET PADA IBU HAMIL DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM


       PRINSIP DIET PADA IBU HAMIL DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM

Ciri  khas diet hiperemesis adalah penekanan pemberian makanan sumber karbohidrat kompleks, terutama pada pagi hari serta menghindari makanan yang berlemak dan goreng-gorengan untuk menekan rasa mual dan muntah. Pemberian makan dan minum sebaiknya berjarak. (Almatsier, Sunita. 2004)
1.      Tujuan Diet
Tujuan diet pada hiperemesis bertuju untuk
-        Mengganti persediaan glikogen tubuh mengontrol asidosis
-        Secara berangsur-angsur memberikan makanan berenergi dan zat gizi yang cukup.

2.      Syarat Diet
Menurut Rizki (2013) persyaratan diet hiperemesis, yaitu:
-        Karbohidrat tinggi,yaitu 75-80% dari kebutuhan energi  total
-        lemak rendah,yaitu ≤ 10% dari kebutuhan energy total
-        protein sedang, yaitu 10-15% dari kebutuhan energy total
-        makanan diberikan dalam bentuk kering atau tidak berkuah
-        pemberian cairan disesuaikan dengan keadaan ibu hamil,yaitru 7-10 gelas per hari.
-        Bentuk makanan mudah cerna,tidak merangsang atau menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan
-        Diberikan sering tetapi dalam porsi kecil
-        Apabila makan pagi dan siang sulit diterima, dioptimalkan makan malam atau saat jam selingan
-        Pilihlah makanan selingan pada gizi
-        Makanan secara berangsur ditingkatkan dalam porsi dan nilai gizi sesuai dengan keadaan dan kebutuhan gizi ibu hamil.

3.      Macam Macam Diet dan Indikasi Pemberian
Menurut Rizki (2013) ada tiga macam diet pada hiperemesis gravidarum, yaitu:
1.      Diet Hiperemesis I (diberikan pada ibu hamil dengan hiperemesis berat)
-        Makanan hanya terdiri dari roti kering, singkong bakar atau rebus, ubi bakar atau rebus dan buah-buahan.
-        Cairan tidak diberikan bersama makanan tetapi 1-2 jam sesudahnya.
-        Semua zat gizi pada makanan ini kurang mencukupi kebutuhan harian kecuali vitamin C karena itu hanya diberikan selama beberapa hari.
2.      Diet Hiperemesis II (diberikan bila rasa mual dan muntah berkurang)
-        Secara berangsur mulai diberikan bahan makanan yang bernilai gizi tinggi.
-        Minuman tidak diberikan bersama makanan.
-        Makanan ini rendah dalam semua zat-zat gizi kecuali vitamin A dan D.
3.      Diet Hiperemesis III (diberikan kepada penderita dengan hiperemesis ringan)
-        Makanan diberikan sesuai dengan kesanggupan ibu hamil
-        Minimum boleh diberikan bersama makanan.
-        Makanan mengandung cukup energi dan semua zat gizi
 4. Jenis makanan untuk penderita hiperemesis menurut Rizki (2013) adalah:
a.       Makanan yang dianjurkan
Makanan yang dianjurkan untuk diet hiperemesis I, II, dan III adalah roti panggang, biscuit, kreekers, buah segar, sari buah, sirup, kaldu tak berlemak, teh dan kopi encer.
b.      Makanan yang tidak dianjurkan adalah
-        Merangsang saluran pencernaan dan berbumbu tajam.
-        Bahan makanan yang mengandung alkohol, kopi dan yang mengandung zat tambahan (pengawet, pewarna, dan penyedap rasa) juga tidak dianjurkan.

                                                                    Table 1.1                                 
Bahan Makanan Sehari (Almatsier, Sunita. 2004)
Bahan makanan
Diet Hiperemesis I
Diet Hiperemesis II
Diet Hiperemesis III
Berat (g)
Urt
Berat (g)
Urt
Berat (g)
Urt
Nasi
-
-
150
2 gelas nasi
200
3 gelas nasi
Roti
120
6 iris
80
4 iris
80
4 iris
Biskuit
-
-
20
2 bh
40
4 bh
Daging
-
-
100
2 potong sedang
100
2 potong sedang
Telur ayam
-
-
50
1 butir
50
1 butir
Tempe
-
-
50
2 potong sedang
100
4 potong sedang
Sayuran
-
-
150
1 ½ gelas
150
1 ½ gelas
Buah
700
7 ptg sdg papaya
400
4 ptg sdg pepaya
400
4 ptg sdg papaya
Minyak
-
-
-
-
10
1 sdm
Margarin
-
-
10
1 sdm
20
2 sdm
Selai
30
3 sdm
20
2 sdm
20
2 sdm
Gula Pasir
50
5 sdm
30
3 sdm
-
-
Susu
-
-
-
-
200
1 gelas

Table 1.2
Komposisi Gizi yang Dianjurkan pada Ibu dengan Hiperemesis (Almatsier, Sunita. 2004)
Nilai Gizi
Diet Hiperemesisi I
Diet Hiperemesisi II
Diet Hiperemesisi III
Energi (kkal)
1100
1700
2300
Protein (g)
15
57
73
Lemak (g)
2
33
59
Karbohidrat (g)
259
293
368
Kalsium (mg)
100
100
400
Besi (mg)
9,5
17,9
24,3
Vitamin A (RE)
542
2202
2270
Tiamin (mg)
0,5
0,8
1
Vitamin C (mg)
283
199
199
Natrium (mg)
-
267
362

Tabel 1.3
            Pembagian Bahan Makanan Sehari Diet Hipermesis I (Almatsier, Sunita. 2004)     
Waktu
Bahan makanan
Urt
Pukul 08.00
Roti panggang                                
Selai 
2 iris        
1 sdm
Pukul 10.00
Air jeruk      
Gula pasir              
1 gelas       
1 sdm
Pukul 12.00
Roti panggang   
Selai
Pepaya                                     
Gula pasir 
2 iris         
1 sdm        
2 ptg sdg    
1 sdm
Pukul 14.00
Air jeruk                               
Gula pasir
1 gelas      
1 sdm
Pukul 16.00
Pepaya
1 potong sedang
Pukul 18.00
Roti panggang                         
Selai
Pisang       
Gula pasir
2 iris          
1 sdm       
1 buah sdg 
1 sdm
Pukul 20.00
Air jeruk     
Gula pasir
1 gelas       
1 sdm
                                               
Tabel 1.4
Pembagian Bahan Makanan Sehari Diet Hipermesis II & III (Almatsier, Sunita. 2004)
Waktu
Bahan Makanan
Berat (g)
Urt
Berat (g)
Urt
Pagi
Roti
Telur ayam    
Margarin    
Selai
40               50
5
10
2 iris
1 butir
½ sdm
1 sdm
40
50
10
10
2 iris   
1 butir           
1 sdm   
1 sdm
Pukul 10.00
Buah

Gula pasir 
Biskuit
100

10
-
1 ptg sdg

1 sdm 
-
100

10
20
1 ptg sdg

1 sdm
2 buah
Siang
Nasi
Daging
Tahu
Sayuran
Buah
Minyak
75
50
50
75
100
-
1 gelas nasi 
1 ptg sdg       
½ buah besar
½ gelas        
1 potong besar               
-
100
50
50
75
100
5
1 ½ gls nasi  1 ptg sdg
½ buah besar
½gelas        
1 ptg besar                ½ sdm
Pukul 16.00
Buah
Gula pasir
Biskuit
Agar
Susu
100

10
20
-

1 ptg sdg
1 sdm
2 buah
-
-
100

10
20
200

1 ptg sdg
2 sdm
2 buah
½ sdm
1 gelas
Malam
Nasi
Ayam
Tempe
Sayuran
Buah

Minyak
75 50
25
75
100

-
1 gelas nasi
1 potong sdg
1 potong sdg
1/2 gelas
1 potong sdg

-
100
50
50
75 100

5
½ gelas nasi   1 potong sdg
1 potong sdg
 ½ gelas 
1 potong sdg  

½ sdm
Pukul 20.00
Roti   margarin Selai
Gula pasir 
40
5
10 10
2 iris  
½ sdm  
1 sdm  
1 sdm
40 
10 
10 
10
2 iris  
1 sdm  
1 sdm 
1 sdm


Daftar Pustaka
 Almatseir, Sunita. 2004. Penuntun Diet. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama
Manuaba. 2010. Ilmu Kebidanan Penyakit Kandungan dan KB. Jakarta: EGC
Rizki, Deri. 2013. Kupas Tuntas Seputar Kehanilan. Jakarta : Agro Media Pustaka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contoh Menu Makanan Untuk KEK ( Tingkat I)

CONTOH MENU MAKANAN UNTUK  KEK (TINGKAT I) No. Menu Gambar Pagi 1 ·    ...